Part 3 "teman-teman baru!"
Jeep hitam melaju kencang meninggalkan lokasi itu dan segera berbaur dengan kendaraan lain di pintu masuk jalan bebas hambatan yang jauh dari situ, Helikopter polisi yang sedari td berputar-putar disana kehilangan jejaknya, tak sampai di situ polisi memblokade jalan dengan razia di beberapa titik, "siapa kalian?" tanya Elang sambil memegangi kepalanya yg meneteskan darah, "hmm..apa kau mengenalku? hah?" jawab seseorang yg tengah mengemudi, "???, apa mungkin.." Elang merasa mengenal suara itu, "heh..kau slalu dingin, meski terhadap org2 yg membantumu, dasar kau.." kata seseorang tadi sambil menoleh, yah benar-benar orang itu adalah agen
"aku Smith dari inggris"
"jatuh, uni soviet"
"aku bob dari amerika,,"
"...aq Elang dari
"kita
sampai..ayo," kata Jim ho mengajak Elang, Elang berjalan dengan sedikit di
papah oleh smith ikut masuk ke bangunan yg ternyata adalah markas teman-teman
barunya itu, sesampainya di suatu ruangan..
"istirahatlah,..setelah
itu kita luruskan ini" kata Jim ho menyuruh Elang, "..." Elang
hanya diam dan membaringkan tubuhnya di sofa lusuh yg ada di situ, sementara
smith, bob, dan fallen duduk berkumpul untuk main kartu, kebiasaan mereka
apabila tak ada kegiatan yg berarti, "ayo kita taruhan!" kata mereka
semangat, Elang hanya memperhatikannya, tak terasa ia tertidur.
"apa lagi yg kau tunggu!
cepat tembak dia!" kata seseorang di samping Elang, "tapi dia hanya
orang tua! lihat..jalan saja ia kesulitan" jawab Elang, jauh dari mereka
tampak ada seorang pria tua renta tengah bercengkrama dengan keluarganya di
rumahnya, terbingkai tepat di teropong senapan M-40 teropong milik Elang,
"Cepat tembak atau kau ku lapoorkan membangkang prajurit!!!" kata
seseorang itu tadi, "mengapa kita harus membunuhnya?! lagipula ini bukan
saat yg tepat! ia tengah bersama cucu-cucunya!" jawab Elang, namun
seseorang tadi malah mencabut pistol dan menempelkannya ke kepala Elang,
"begini saja, aku tak mau repot-repot menyurati jendral bahwa kau
membangkang! jika kau tak menembak! aku akan menembakmu!!!, jadi, lakukanlah
prajurit! musuh tak akan menanyakan apakah kau tengah bersama ibumu atau
tidak!!" bentak seseorang itu, Elang tak menjawab, ia lirik teropong
senjatanya, orang tua itu tepat dalam bidikannya, Elang menutup matanya..
"DASH!!!", tembakan Elang menghancurkan kepala orang tua itu tepat di depan keluarganya.
"begitu baru anak buahku..hah ha" kata seseorang tadi puas, "...!" Elang terbangun dari tidurnya, "lagi-lagi bayangan itu. ."